Miris, Kondisi Kebersihan Lingkungan Pasar Ciputat Jadi Sorotan Miris, Kondisi Kebersihan Lingkungan Pasar Ciputat Jadi Sorotan
![]()
Timsus.Newsz.id, Ciputat, Tangerang Selatan — Selasa, 25 Agustus 2026 – Kondisi kebersihan di sekitar Pasar Tradisional Ciputat, Kota Tangerang Selatan, kembali menjadi sorotan. Tumpukan sampah terlihat berserakan di sejumlah titik, termasuk di area akses jalan menuju pasar yang menjadi salah satu pusat aktivitas perdagangan masyarakat.
Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan beserta unsur terkait. Wali Kota Tangerang Selatan, Drs. H. Benyamin Davnie, diharapkan dapat turun langsung melihat kondisi di lapangan dan mendorong kegiatan kerja bakti bersama untuk menciptakan lingkungan pasar yang bersih, sehat, tertata, dan nyaman.
Kegiatan kebersihan juga diharapkan melibatkan unsur kecamatan, kepolisian, TNI, pengelola pasar, pedagang, serta masyarakat sekitar. Langkah tersebut penting untuk mengantisipasi kesan lingkungan yang kumuh dan menjaga citra Kota Tangerang Selatan.
Tumpukan Sampah Mengganggu Aktivitas Masyarakat
Dari pantauan di lokasi pada Selasa (25/8/2026), sejumlah tumpukan sampah terlihat di sekitar bangunan dan akses jalan menuju Pasar Ciputat. Sampah terdiri dari berbagai jenis, mulai dari sisa sayuran, plastik, karung bekas, hingga limbah organik lainnya.
Sebagian sampah tampak berceceran hingga ke area jalan yang digunakan masyarakat untuk beraktivitas. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu pemandangan, tetapi juga menimbulkan bau tidak sedap dan berpotensi mengganggu kenyamanan pedagang maupun pengunjung pasar.
Pasar sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat memang tidak terlepas dari persoalan sampah, khususnya akibat aktivitas perdagangan komoditas pangan dan sayuran. Namun, apabila tidak dikelola secara rutin dan sistematis, penumpukan sampah dapat menimbulkan persoalan kesehatan dan sanitasi lingkungan.
Dr. Bernard BBI Siagian, SH., MA., Kp., menyampaikan bahwa persoalan sampah perlu mendapat perhatian karena dapat menjadi salah satu faktor yang mendukung berkembangnya berbagai penyakit, termasuk penyakit yang ditularkan melalui nyamuk seperti demam berdarah dengue (DBD).
Perlu Evaluasi Pengelolaan Sampah
Kondisi di lapangan juga menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas sistem pengelolaan sampah, termasuk keberadaan tempat pembuangan sementara, jadwal pengangkutan, program pengomposan, serta pemanfaatan mesin atau fasilitas daur ulang yang telah diluncurkan.
Persoalan tersebut membutuhkan monitoring dan tindakan cepat dari seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah daerah, pengelola pasar, maupun unsur legislatif dan masyarakat.
Maria Theresia turut menyoroti pentingnya keterlibatan seluruh stakeholder dalam program kebersihan Pasar Ciputat, Tangerang Selatan. Menurutnya, kebersihan pasar harus menjadi perhatian bersama dan tidak cukup hanya mengandalkan satu pihak.
Kebersihan Pasar Merupakan Tanggung Jawab Bersama
Persoalan kebersihan pasar bukan semata-mata menjadi tanggung jawab pengelola. Pedagang, pengunjung, masyarakat sekitar, dan pemerintah daerah memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan pasar yang bersih dan sehat.
Pengelola pasar diharapkan memastikan pengangkutan sampah dilakukan secara rutin, terutama pada titik-titik yang menghasilkan sampah dalam jumlah besar.
Di sisi lain, para pedagang dan pengunjung juga perlu meningkatkan kesadaran untuk membuang sampah pada tempat yang telah disediakan serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
Kebersihan pasar bukan hanya persoalan estetika. Pasar merupakan ruang publik sekaligus pusat perputaran ekonomi masyarakat. Lingkungan yang bersih, sehat, tertata, dan kondusif akan memberikan rasa aman dan nyaman sekaligus mendukung kelancaran aktivitas perdagangan.
Diharapkan Ada Penanganan Cepat dan Sistematis
Temuan mengenai tumpukan sampah di kawasan Pasar Ciputat diharapkan menjadi perhatian bersama unsur pemerintah daerah, Muspida/Muspika, pengelola pasar, masyarakat, serta organisasi kemasyarakatan dan lembaga swadaya masyarakat, termasuk GAKORPAN Merah Putih 08 Pers.
Penanganan yang cepat, terukur, dan sistematis diperlukan agar persoalan kebersihan tidak dibiarkan berlarut-larut. Dengan pengelolaan yang lebih baik, Pasar Ciputat diharapkan dapat kembali menjadi tempat perdagangan yang layak, nyaman, sehat, dan aman bagi masyarakat.
Kebersihan adalah pangkal kesehatan.
Pasar merupakan tanggung jawab seluruh elemen dan unsur masyarakat. Jangan sampai aktivitas ekonomi yang setiap hari menjadi sumber penghidupan masyarakat justru dibayangi persoalan sampah yang kronis dan tidak tertangani.
Salam GAKORPAN & Rumah Doa Milkha, Merah Putih 08 Pers, Cirendeu.
Sukseskan Program Asta Cita, dukung terwujudnya Indonesia Emas 2045, Macan Asia, rakyat berdaulat, adil, merata, makmur, dan sejahtera.
Ficky Morenza, ST., SH.
Korwil GAKORPAN MILKHA MPP 08
Tim Hukum Investigasi LBH GAAS
Ikhsan B. Pers