Kisah Seorang Presiden Komisaris Bank Swasta, Pernah Berpura-pura Menjadi Pengemis

0
IMG-20260911-WA0068

Loading

Timsus.Newsz.id, JAKARTA, 11 September 2026 — Sebuah kisah inspiratif datang dari seorang pria yang menjabat sebagai Presiden Komisaris sebuah bank swasta. Demi memberikan pelajaran tentang pentingnya tidak menilai seseorang hanya dari penampilan luarnya, pria tersebut pernah berpura-pura menjadi orang yang meminta-minta di depan sebuah bank.

Saat berada di depan bank tersebut, pria itu kemudian diusir oleh petugas keamanan karena dianggap mengganggu. Tidak ada yang mengetahui bahwa pria tersebut sebenarnya merupakan orang penting di bank tersebut.

Keesokan harinya, pria itu menghadiri rapat direksi dan memimpin jalannya rapat. Orang-orang yang sebelumnya melihatnya meminta-minta di depan bank tentu merasa tidak percaya.

Dalam kesempatan tersebut, pihak direksi kemudian memperkenalkan pria itu dan menjelaskan bahwa dirinya merupakan pemilik sekaligus Presiden Komisaris bank tersebut.

Dalam konferensi pers, pria tersebut menyampaikan pesan agar masyarakat tidak mudah menilai seseorang hanya berdasarkan penampilan luarnya.

“Jangan memandang seseorang dari penampilan luarnya saja. Belum tentu orang yang terlihat miskin adalah orang miskin,” ujarnya.

Ia kemudian menceritakan perjalanan hidupnya ketika masih kecil. Saat itu, ia mengaku tidak memiliki cukup uang untuk membiayai pendidikan. Beruntung, dirinya mendapatkan bantuan dari orang tua seorang wanita yang berasal dari keluarga berada.

Bantuan tersebut diberikan untuk membiayai pendidikannya hingga akhirnya ia mampu menyelesaikan pendidikan dan mencapai posisi sebagai seorang komisaris bank.

Setelah berhasil, pria tersebut kemudian bertemu kembali dengan wanita yang pernah membantu keluarganya. Dalam pertemuan itu, ia berniat mengembalikan seluruh biaya yang dahulu telah dikeluarkan untuk membantunya menempuh pendidikan.

Namun, wanita tersebut menolak menerima uang tersebut. Ia mengatakan bahwa dirinya dan orang tuanya memberikan bantuan dengan tulus dan ikhlas, tanpa pernah mengharapkan imbalan apa pun.

“Jangan takut berbuat baik. Berbuat baik tidak akan membuat kita menjadi miskin. Rezeki itu tidak akan tertukar dengan orang lain,” ujar wanita tersebut kepada awak media yang meliput.

Kisah tersebut menjadi pengingat bahwa kebaikan yang dilakukan dengan tulus dapat memberikan dampak besar bagi kehidupan seseorang. Penampilan seseorang juga tidak selalu mencerminkan keadaan, kedudukan, maupun keberhasilannya.

 

Tim Hukum

Ikhsan B.

LBH Pers

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *