John H. Suryo Wibowo: Gerakan Putra Bangsa Harus Menjadi Organisasi Mandiri dan Produktif
![]()
Timsus.newsz.id, Bogor. – Gerakan Putra Bangsa (GPB) menggelar kegiatan silaturahmi dan konsolidasi organisasi di Kantor DPP Gerakan Putra Bangsa, kawasan Gunung Batu, Bogor. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus DPP serta para Ketua DPC dari wilayah Jabodetabek.
Pertemuan ini merupakan agenda perdana pengurus di tahun 2026 yang bertujuan membahas berbagai program unggulan dan arah pengembangan organisasi ke depan. Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi sarana koordinasi untuk memperkuat sinergi antar pengurus dalam menjalankan program-program yang telah direncanakan.
Ketua Umum Gerakan Putra Bangsa, John H. Suryo Wibowo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pertemuan tersebut memiliki arti penting sebagai forum koordinasi dan evaluasi organisasi.
“Pertemuan ini sangat penting sebagai sarana koordinasi mengenai program-program Gerakan Putra Bangsa ke depan. Masih banyak hal yang harus kita lakukan untuk mencapai target-target yang telah ditetapkan. Tentunya seluruh program tersebut hanya dapat terlaksana dengan dukungan dan keterlibatan aktif dari seluruh pengurus serta anggota Gerakan Putra Bangsa,” ujar John.
Ia menambahkan bahwa Gerakan Putra Bangsa harus mampu berkembang menjadi organisasi yang mandiri, produktif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
“Ke depan, Gerakan Putra Bangsa harus mampu menjadi organisasi yang mandiri, menghasilkan nilai ekonomi, serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Gerakan Putra Bangsa, H. Mohammad Hafiz, S.Pd menjelaskan bahwa saat ini organisasi telah menjalin kerja sama dan kemitraan dengan sejumlah instansi maupun perusahaan besar dalam berbagai bidang, termasuk pengelolaan dan pemasaran layanan.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan terobosan strategis organisasi dalam membangun kemandirian ekonomi serta membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan bagi para anggota.
“Gerakan Putra Bangsa saat ini dipercaya untuk membantu pengelolaan pemasaran salah satu rumah sakit. Melalui jaringan yang kami miliki, para pengurus dan anggota dapat melakukan pendekatan kepada perusahaan-perusahaan yang membutuhkan fasilitas kesehatan bagi karyawannya. Jaringan Gerakan Putra Bangsa cukup luas dan memiliki potensi untuk menjangkau berbagai perusahaan maupun kawasan industri di Jabodetabek,” jelas Hafiz.
Lebih lanjut, Hafiz menegaskan bahwa program-program tersebut merupakan bentuk komitmen pengurus dalam memberikan kesempatan kepada anggota untuk berkembang secara profesional maupun ekonomi.
“Ini adalah komitmen kami sebagai pengurus untuk memberikan peluang kepada anggota agar dapat mengembangkan diri, memperoleh penghasilan tambahan, serta berkontribusi dalam membangun organisasi yang kuat dan mandiri,” tambahnya.
Selain menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan dan institusi, Gerakan Putra Bangsa juga aktif memberikan pendampingan dan bantuan hukum kepada anggota maupun masyarakat yang membutuhkan. Program tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdian organisasi dalam membantu masyarakat memperoleh akses terhadap keadilan dan perlindungan hukum.
Gerakan Putra Bangsa berkomitmen untuk terus berkembang sebagai organisasi yang bermanfaat bagi masyarakat, berperan dalam pembangunan ekonomi kerakyatan, serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa dan negara.