Hadad Alwi Bius Ribuan Warga di Bantargebang Islamic Fest 2026.

0
IMG-20260617-WA0089

Loading

Timsus.newsz.id, Kota Bekasi. – Kemeriahan luar biasa menyelimuti Lapangan Rawagula, Kelurahan Bantargebang, pada Senin malam (15/6/2026). Ribuan warga tumpah ruah menghadiri Bantargebang Islamic Fest 2026, sebuah perhelatan akbar yang diinisiasi oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Bantargebang dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah.

​Membawa tema besar ‘Bersama Membangun Umat Menguatkan Negeri’, acara ini sukses menjadi magnet pemersatu masyarakat Bantargebang.

​Kemeriahan Pawai Obor dan Festival Seni Islam

​Kemeriahan malam puncak ini sebenarnya sudah terasa sejak awal malam. Suasana religius yang magis dan semarak bergelora saat rombongan warga dari setiap RT dan RW melakukan aksi pawai obor. Sambil bersalawat, mereka berjalan beriringan menuju pusat acara di Lapangan Rawagula.

​Sebelum acara puncak ini digelar, LPM Bantargebang juga sukses menyelenggarakan serangkaian kompetisi untuk menggali potensi lokal, di antaranya:

​Festival Anak Sholeh: Wadah generasi muda unjuk bakat dan prestasi islami.

​Festival Qosidah Tingkat Kelurahan: Ajang unjuk gigi grup-grup seni qosidah terbaik di Bantargebang.

​Sinergi Total Unsur Tiga Pilar

​Saking krusialnya acara ini, jajaran tokoh penting turut hadir memberikan dukungan penuh. Tampak hadir di lokasi acara:

​Camat Bantargebang

​Lurah Bantargebang

​Kapolsek Bantargebang

​Danramil Bantargebang

​Ketua LPM Bantargebang beserta jajaran.

Pesan Persatuan dari Ketua LPM Bantargebang

​Dalam sambutannya, Ketua LPM Bantargebang, Samsudin Nurseha, S.H., M.H., menegaskan bahwa Bantargebang Islamic Fest 2026 ini didedikasikan sepenuhnya untuk seluruh masyarakat.

​”Acara ini diadakan untuk masyarakat Bantargebang, agar rasa kebersamaan umat Islam di Bantargebang bisa menguatkan negeri kita tercinta ini, sesuai dengan tema malam ini,” ujar Samsudin penuh semangat.

​Lapangan Rawagula ‘Menyala’ Bersama Hadad Alwi

 

​Puncak religiusitas dan kemeriahan malam itu pecah saat bintang tamu utama, Hadad Alwi, naik ke atas panggung. Pelantun legendaris lagu “Umi” yang sangat booming pada masanya itu berhasil membius seluruh penonton yang hadir.

​Masyarakat Bantargebang seolah “menyala”, larut dalam harmoni, bersatu dan menyatu mengikuti alunan lagu-lagu rindu kepada Nabi yang dibawakan oleh Hadad Alwi. Kemeriahan ini tidak hanya menjadi penanda pergantian tahun hijriah, tetapi juga menjadi momentum kebangkitan spiritual dan solidnya kebersamaan warga Bantargebang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *