Perselisihan Ibadah Jemaat GKPI Diselesaikan Lewat Musyawarah, Kedua Belah Pihak Sepakat Berdamai

0
IMG-20260922-WA0098

Loading

Timsus.Newsz.id, Tangerang, 22 September 2026 — Perselisihan terkait kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, akhirnya diselesaikan melalui musyawarah dan mediasi. Kedua belah pihak sepakat untuk berdamai dan tidak memperpanjang persoalan.

DPP GAKORPAN Merah Putih 08 Pers melalui Korwil Tangerang Ficky Morenza, SH., ST., bersama Paralegal Ikhsan B., mengapresiasi langkah Polda Banten melalui Polresta Tangerang dalam memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kecamatan Rajeg tetap aman dan kondusif.

Upaya penyelesaian secara musyawarah dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga kerukunan dan mencegah munculnya provokasi yang dapat menimbulkan kegaduhan maupun memecah sinergitas berbagai komponen masyarakat.

Ficky Morenza, SH., ST., dan Ikhsan B. menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berupaya menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Mereka menilai penyelesaian persoalan melalui dialog, musyawarah dan kesepakatan damai merupakan bentuk nyata dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa berdasarkan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.

Sebelumnya, situasi sempat memanas terkait kegiatan ibadah jemaat GKPI di Kampung Periuk, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg. Namun, melalui pendekatan persuasif dan musyawarah, persoalan tersebut akhirnya dapat diselesaikan secara arif dan bijaksana.

Ficky Morenza, SH., ST., dari Tim Merah Putih Tangerang mengatakan, pihaknya mengapresiasi langkah Polda Banten bersama Polresta Tangerang, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tangerang, pemerintah Kecamatan Rajeg, serta seluruh unsur terkait yang telah melakukan koordinasi dan duduk bersama untuk mencari solusi atas persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

“Tim Merah Putih Tangerang bersama Polda Banten, khususnya Polresta Tangerang, berkewajiban mendukung upaya memastikan situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polresta Tangerang, khususnya Kecamatan Rajeg, tetap aman dan kondusif,” ujar Ficky Morenza, SH., ST., Selasa (22/9/2026).

Ficky Morenza, SH., ST., bersama Dr. Bernard dari GAKORPAN juga menyampaikan apresiasi terhadap pemerintah daerah yang akan membantu menyediakan sarana dan prasarana serta lokasi sementara untuk kegiatan ibadah. Hal tersebut dilakukan sambil menunggu proses administrasi dan perizinan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Menurut mereka, fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga dalam menjalankan ibadah dan keyakinannya, sekaligus memastikan tata kelola terkait perizinan dapat berjalan sesuai prosedur.

Dr. Bernard mengapresiasi kesediaan para pihak untuk mengakhiri perselisihan dan memilih jalan damai.

“Damai itu indah. Kami berharap seluruh pihak dapat menghormati kesepakatan yang telah diambil dengan tulus sebagai sesama anak bangsa, satu negeri dan satu bahasa. Mari saling asah, saling asih dan saling asuh demi mewujudkan kesejahteraan serta kemaslahatan masyarakat,” ujar Dr. Bernard.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga keharmonisan, persatuan dan kesatuan bangsa dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Dr. Bernard dan Ficky Morenza turut mengimbau masyarakat Kabupaten Tangerang, khususnya warga Kecamatan Rajeg, agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum diketahui kebenarannya. Masyarakat juga diminta mewaspadai berita hoaks, ajakan pengerahan massa, hasutan, maupun informasi provokatif yang dapat menimbulkan kegaduhan.

Mereka mendorong masyarakat untuk memperkuat komunikasi dan kepedulian sosial melalui kegiatan kebersamaan, seperti Jumat Berkah dan Minggu Berbagi. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana mempererat komunikasi antarumat dan membangun rasa empati serta kepedulian terhadap sesama.

“Masyarakat perlu meningkatkan kerja bakti, gotong royong, kepedulian dan empati terhadap sesama. Mari saling bersilaturahmi dan mengunjungi warga yang sedang mengalami musibah, keterpurukan ekonomi, sakit, maupun warga lanjut usia dan para janda yang membutuhkan perhatian,” ujar mereka.

Masyarakat juga diajak untuk meningkatkan budi pekerti luhur dan mengaktifkan peran pemuda melalui organisasi kepemudaan dan Karang Taruna. Seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat berkontribusi menjaga kondusivitas di Kabupaten Tangerang, khususnya Kecamatan Rajeg.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh berita yang sesat, hoaks maupun ajakan untuk membuat kegaduhan dan hasutan yang tidak bertanggung jawab. Jangan sampai persoalan yang sudah diselesaikan kembali memunculkan konflik,” tegasnya.

Sebelumnya, perselisihan terkait kegiatan ibadah jemaat GKPI di Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, telah diselesaikan melalui musyawarah dan mediasi yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Rajeg pada Minggu malam (20/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolresta Tangerang Kombes Pol H. Andi M. Indra Waspada, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid, Staf Khusus Kementerian Agama Bidang Kerukunan Gugun Gumilar, FKUB Kabupaten Tangerang, unsur Muspida Rajeg, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta pihak-pihak terkait.

Pertemuan tersebut membahas berbagai hal yang menjadi pemicu persoalan dan mencari solusi secara arif dan bijaksana atas situasi yang sebelumnya terjadi di lokasi kegiatan ibadah GKPI di Kampung Periuk, Desa Mekarsari.

Dalam musyawarah tersebut, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara damai, kekeluargaan dan tidak memperpanjang permasalahan.

Sebagai bentuk penyelesaian, kedua pihak kemudian membuat surat kesepakatan dan menandatangani pernyataan bersama secara kekeluargaan. Pemerintah daerah juga akan membantu menyediakan fasilitas ibadah yang layak, aman dan nyaman sebagai tempat sementara untuk kegiatan ibadah sambil menunggu proses administrasi dan perizinan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dr. Bernard turut mengapresiasi kinerja Kapolresta Tangerang Kombes Pol H. Andi M. Indra Waspada yang merangkul berbagai elemen masyarakat dan seluruh pihak untuk menyelesaikan persoalan melalui dialog dan musyawarah mufakat.

“Damai itu indah. Yang paling utama adalah menjaga kerukunan, kenyamanan beribadah dan keamanan masyarakat. Penyelesaian perselisihan melalui dialog antar-golongan merupakan langkah penting agar persoalan dapat diselesaikan tanpa berkembang menjadi konflik yang lebih luas. Mari mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa serta menghentikan tindakan anarkis,” kata Ficky Morenza dari Merah Putih 08 Pers.

Dr. Bernard juga mendukung upaya Polresta Tangerang dalam menjaga kondusivitas wilayah. Jajaran kepolisian diharapkan terus mengedepankan langkah persuasif dengan melibatkan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, FKUB dan seluruh unsur terkait dalam menjaga Kamtibmas.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga ketenangan, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas, serta menghormati kesepakatan yang telah dicapai bersama,” ujarnya.

Dr. Bernard dari GAKORPAN menambahkan bahwa keberagaman masyarakat merupakan bagian penting yang harus dijaga bersama melalui komunikasi dan sikap saling menghormati.

Menurutnya, Polri memiliki peran dalam memberikan perlindungan kepada warga serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sehingga berbagai persoalan dapat diselesaikan secara arif dan bijaksana dengan mengedepankan persatuan, kerukunan dan kedamaian.

Dr. Bernard dan Ficky Morenza berharap kesepakatan damai yang telah dicapai dapat menjadi momentum bagi kedua belah pihak untuk tidak lagi memperpanjang persoalan dan bersama-sama menjaga kondusivitas lingkungan.

Pemerintah daerah bersama unsur terkait juga diharapkan terus melakukan koordinasi untuk memastikan kerukunan masyarakat di wilayah Kecamatan Rajeg tetap terjaga.

 

Salam GAKORPAN, ASTA CITA, Merah Putih 08 Pers.

Tim Investigasi GAKORPAN Merah Putih 08 Pers\

Ficky Morenza, SH., ST.\

Korwil Tangerang

Tim Hukum LBH Pers\

Ikhsan B.

Paralegal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *