JUMAT BERKAH, TIM GAKORPAN BAGIKAN 200 KOTAK MAKANAN DAN SOROTI PERSOALAN AGRARIA CIRÊNDEU

0
IMG-20260925-WA0055

Loading

Timsus.Newsz.id, TANGERANG, 25 SEPTEMBER 2026 — Tim Investigasi DPP GAKORPAN bersama LBH Pers Prima Presisi Polri, LBH Rumah Besar Relawan Prabowo-Gibran, Merah Putih 08 Pers, PPWI, serta elemen masyarakat lainnya menggelar aksi sosial bertajuk “Jumat Berkah” di kawasan Cirendeu Raya, Tangerang Selatan.

Dalam kegiatan tersebut, panitia membagikan sekitar 200 kotak makanan siap saji secara gratis kepada masyarakat, antara lain komunitas ojek online, pemulung, pengamen, pekerja bangunan, lansia, anak-anak, serta warga yang melintas di sekitar lokasi.

Kegiatan berlangsung di sekitar Kantor Hukum dan HAM, Rumah Doa dan Pers, serta sekretariat sejumlah organisasi masyarakat di kawasan Cirendeu.

Selain kegiatan sosial, acara tersebut juga menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan aspirasi terkait persoalan pertanahan yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

### WARGA SOROTI PERSOALAN STATUS TANAH

Dengan mengusung semangat “Bersuara, Bersatu, Berbagi Tali Kasih, Tuntut Keadilan”, warga menyampaikan aspirasi mengenai proses pelepasan hak atas lahan yang menurut mereka telah menjadi persoalan selama kurang lebih 65 tahun.

Sejumlah warga yang hadir menyebut terdapat sekitar 117 kepala keluarga (KK) yang berkaitan dengan lokasi seluas kurang lebih 3 hektare di Jalan Cirendeu Indah, RT 04/RW 01, Cirendeu.

Sejumlah nama yang disebut dalam kegiatan antara lain Pa Erte Mbih, Pa Suparno, Op Helena, Mak Anthon, Bunda Endah, Pa Anwar, Ny. Utari, Haji Odang, Sugito, Budi Sisk, dan warga lainnya.

Menurut keterangan warga, persoalan tersebut berkaitan dengan sejarah penguasaan dan administrasi tanah di kawasan Cirendeu serta proses pengurusan dokumen pertanahan yang hingga kini dinilai belum memperoleh penyelesaian yang mereka harapkan.

### WARGA MINTA KEJELASAN RIWAYAT TANAH

Op. Helena dan Mak Anthon, yang disebut warga sebagai salah satu pihak yang mengetahui sejarah kawasan tersebut, menyampaikan bahwa menurut pengetahuan mereka, lahan tersebut memiliki riwayat penguasaan yang berkaitan dengan ahli waris almarhum Engkong Galing.

Mereka juga menyampaikan bahwa pada masa lalu terdapat proses pengalihan atau *over garap* kepada sejumlah warga pendatang yang pada saat itu berprofesi sebagai PNS, TNI, maupun Polri.

Warga mengaku telah memenuhi kewajiban tertentu atas tanah yang mereka tempati. Karena itu, mereka mempertanyakan mekanisme dan dasar pengenaan biaya atau retribusi penggunaan tanah yang menurut mereka masih harus dipenuhi.

Persoalan tersebut, menurut warga, telah beberapa kali menjadi pembahasan dan berkaitan dengan proses administrasi pertanahan di Kantor Pertanahan ATR/BPN Kota Tangerang Selatan serta forum rapat dengar pendapat di DPRD Kota Tangerang Selatan.

### DORONG PENYELESAIAN SESUAI ATURAN

Dalam kesempatan tersebut, Tim Investigasi GAKORPAN dan elemen masyarakat mendorong agar persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui mekanisme hukum dan administrasi pertanahan yang berlaku.

Mereka juga meminta agar proses pelepasan hak, verifikasi riwayat tanah, serta kemungkinan penerbitan sertifikat bagi warga dilakukan secara transparan berdasarkan dokumen dan bukti yang sah.

Aspirasi tersebut ditujukan kepada berbagai pihak terkait, termasuk DPRD Kota Tangerang Selatan, pemerintah daerah, Kementerian ATR/BPN, Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan, serta instansi pemerintah lainnya yang memiliki kewenangan.

Warga juga berharap adanya penjelasan mengenai mekanisme pengurusan sertifikat hak atas tanah bagi masyarakat yang telah lama menempati dan menguasai lahan tersebut.

### BHAKTI SOSIAL JADI MOMENTUM MENYAMPAIKAN ASPIRASI

Dr. Bernard BBI Siagian, SH., M.Akp., KH. Ficky Morenza, SH., ST., Suparno dari Merah Putih, Supry, Marcel, Cici selaku Korwil Paguyuban Tangsel, serta sejumlah masyarakat turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Menurut mereka, kegiatan Jumat Berkah bukan hanya menjadi momentum berbagi kepada masyarakat, tetapi juga kesempatan untuk menyampaikan aspirasi warga Cirendeu yang selama ini memperjuangkan kejelasan persoalan pertanahan.

Kegiatan sosial tersebut terlaksana melalui dukungan berbagai pihak dan swadaya masyarakat. Tim menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah membantu pelaksanaan pembagian makanan bagi warga.

Mereka berharap persoalan administrasi dan status hak atas tanah warga dapat memperoleh penyelesaian yang jelas, transparan, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Tim juga mengingatkan bahwa setiap klaim mengenai kepemilikan atau penguasaan tanah perlu dibuktikan melalui dokumen dan pemeriksaan instansi pertanahan yang berwenang.

“Bersuara, bersatu, berbagi tali kasih, dan memperjuangkan keadilan melalui jalur yang sesuai hukum,” menjadi semangat yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan ditutup dengan pesan untuk terus menjaga persatuan masyarakat serta mendukung terwujudnya tata kelola pertanahan yang transparan dan berpihak pada kepastian hukum bagi masyarakat.

 

Ficky Morenza, SH., ST.

MPP Tangerang Selatan

 

Tim Hukum LBH Pers

Ikhsan B., Paralegal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *